HALAMANINDONESIA.COM – Bau mulut dan puasa sangat berhubungan erat. Hal ini disebabkan karena terjadi kekeringan pada mulut akibat tak ada asupan makanan ataupun air dalam waktu yang lama membuat kelenjar ludah tidak memproduksi air liur dalam jumlah cuku yang dapat menjaga nafas tetap segar.
Dalam dunia medis, kondisi ini disebut halitosis. Bau nafas adalah hal yang sebenarnya normal bagi seseorang yang berpuasa. Didalam mulut terdapat banyak bakteri yang dapat mengubah sisa-sisa makanan menjadi gas sulfur yang menyebabkan bau mulut.
Ketika tidak berpuasa, maka mulut akan memproduksi saliva, ketika berpuasa maka produksi saliva akan berkurang, akibatnya bakteri berkembang biak dengan cepat, sehingga akan muncul bau tidak sedap dimulut.
Untuk itu, meski sedang dalam keadaaan melakukan ibadah suci, bukan berarti kita bisa mengabaikan kebersihan tubuh begitu saja, termasuk di antaranya kebersihan mulut. Salah satu bukti bahwa kebersihan mulut harus tetap dijaga saat berpuasa adalah: Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan penggunaan siwak secara rutin saat berpuasa.
Dengan nafas tetap segar tentunya memberikan kepercayaan bagi anda selama menjalani ibadah puasa. Untuk itu berikut hlamansulsel.com memberikan tips terbebas bau mulut saat puasa.
1. Meminum air putih 8-10 gelas ketika sahur dan berbuka, dapat membantu cegah bau mulut disiang hari. Karena air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
2. Tetap sikat gigi seperti biasanya. Utamakan sikat gigi setelah makan sahur dan lakukan dengan baik untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di mulut dan menggosok lidah. Anda bisa melakukannya saat berpuasa. asal tidak ada yang tertelan.
3. Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk hasil mulut yang lebih bersih maksimal atau gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
4. Hindari makanan berbau kurang sedap seperti petai, jengkol atau durian ataupun makanan yang lengket seperti cokelat,es krim,biskuit,dan kue basah lainnya. Makanan lengket ini akan lebih sulit untuk dibersihkan, ditambah akan menempel pada gigi dalam waktu lama sehingga menyebabkan bau mulut
5. Minum teh hijau pada saat sahur dan berbuka. Teh hijau mengandung zat aktif yang disebut catechin yang dapat membunuh bakteri di mulut, dan menghapus gula dari plak dan menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Teh bunga lavender juga terkenal mampu mengendalikan dan membunuh bakteri penyebab bau mulut.
6. Komsumsi Yoghurt. Mengonsumsi yoghurt setiap hari bisa mengurangi bau mulut, demikian menurut penelitian. Yoghurt bisa mengatasi bakteri penyebab bau mulut. Yoghurt juga bisa mengurangi plak dan penyakit gusi. Sebaiknya yoghurt yang Anda konsumsi tidak berasa / tanpa gula (plain yoghurt).
7. Komsumsi Apel, Wortel dan Seledri. Jenis sayur & buah ini sangat baik untuk menghilangkan bau mulut. Anda bisa menjadikan ketiga jenis sayur dan buah ini menjadi satu dengan cara dibuat Jus. Pada intinya semua macam aneka buah & sayur yang mempunyai kandungan serat banyak bisa mengatasi aroma bau mulut.
8. Vitamin C. Makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, melon dan stroberi bisa menjadi penangkal bakteri penyebab bau di mulut. Vitamin C ini juga sangat baik untuk dikonsumsi supaya kita terhindari dari penyakit gusi yang juga merupakan faktor penyebab bau nafas.
9. Kurangi merokok atau tidak samasekali merokok saat sahur dan berbuka. Tidak merokok juga berkonstribusi besar pada pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa.
10. Berolahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut. Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.
