4 Pulau Keren yang Dimiliki Kota Makassar

MAKASSAR, HALAMANINDONESIA.COM – Secara geografis, Kota Makassar terletak di pesisir pantai barat bagian selatan Sulawesi Selatan, pada koordinat antara 119 ° 18? 27,97” sampai 119° 32? 31,03” BT dan 5° 30? 18” – 5° 14? 49” LS.

Kota Makassar yang merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu kota yang memiliki garis pantai yang cukup panjang di Indonesia. Luas wilayah Kota Makassar adalah 175,79 km2 dengan garis pantai 52,8 km yang terdiri dari garis pantai daerah pesisir sepanjang 36,1 Km, serta garis pantai pulau-pulau dan gusung sepanjang 16,7 km.

Selain memiliki wilayah daratan, kota Makassar juga memiliki wilayah kepulauan yang dapat dilihat sepanjang garis pantai Kota Makassar. Pulau- pulau ini merupakan gugusan pulau-pulau karang sebanyak 12 pulau yang termasuk dalam wilayah Kepulauan Spermonde.

Umumnya pulau-pulau tersebut diperuntukkan bagi pengembangan wisata dan perikanan. Berikut halamansulsel.com merangkum 6 pulau indah yang dimiliki Kota Makassar yang bisa anda kunjungi.

1. Pulau Lanjukang

Pulau Lanjukang merupakan pulau terluar dari Kota Makassar. Jaraknya sekitar 40 km dari pusat kota. Secara administrasi masuk dalam Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Ujung Tanah.

Untuk menuju pulau ini dari kota Makassar, belum ada transportasi reguler, namun bagi wisatawan dapat menggunakan perahu carteran yang bisa didapatkan di dermaga Kayu Bangkoa atau Pelabuhan Paotere.

Bentuk pulau ini memanjang baratdaya – timurlaut, dengan luas mencapai lebih 6 ha, dengan rataan terumbu yang mengelilingi seluas 11 ha.

Pada timur merupakan daerah yang terbuka dan terdapat dataran yang menjorok keluar. Sedangkan di sisl barat bagian tengah, terdapat mercusuar. Vegetasi di pulau ini cukup padat, dengan sebaran pohon merata, didominasi oleh pohon pinus dan pohon kelapa serta pohon pisang dibagian tengah pulau.

Fasilitas resort sudah tersedia berupa 2 buah bangunan rumah batu semi permanen sebagai guest house bagi wisatawan ke pulau ini. Walaupun fasilitas sangat terbatas, bagi mereka yang menyenangi suasana alami.

Pulau ini ini salah satu tempat yang ideal bagi mereka yang ingin melakukan camping atau sekedar berjemur di pantai pasir putih yang indah dan bersih, atau bagi mereka yang gemar bersnorkling disekitar perairan pulau ini, panorama taman laut dan keanekaragaman biotanya dengan laut yang bersih menjadi daya tarik tersendiri.

Kondisi terumbu karang di sekitar pulau umumnya masih baik dan sangat menarik untuk kegiatan snorkling. Kita dapat menjumpai berbagai jenis spesies karang, karang lunak, ikan karang, dan ikan hias, serta biota lautnya.

2. Pulau Kodingaren Keke

Anda mencari pulanu yang sunyi untuk berliburan. Pulau Kodingareng Keke adalah jawabannya. Pulau ini jaraknya sekitar 14 km dari Pantai Losari Makassar atau sekitar 20 hingga 30 menit dari Pulau Samalona.

Air lautnya berwarna biru dan jernih. Terumbu karangnya pun juga masih alami. Sangat cocok untuk melakukan kegiatan diving maupun snorkeling. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke pulau ini adalah sekitar bulan Juni hingga bulan September atau saat tidak sedang dalam musim hujan.

Pulau ini merupakan pulau kecil yang memanjang dari timur laut hingga barat daya. Meski begitu pemandangan di pulau ini tak kalah cantik dengan pemandangan yang ada di Pulau Samalona. Hamparan pasir pantai yang ada di pulau ini berwarna putih halus bak terigu.

Walaupun tak berpenghuni, beberapa gazebo yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk berisitirahat atau berteduh mulai dibangun di kawasan ini. Sedangkan untuk warung makan atau penginapan belum tersedia. Sehingga ada baiknya bila Anda membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Pulau ini juga cocok untuk camping.

3. Pulau Samalaona

Namanya Pulau Samalona, tidak jauh dari ibu kota Sulawesi Selatan, Makassar, kita bisa menemukan tempat menyepi pada sebuah pulau kecil.

Memiliki pantai berpasir putih, panorama bawah laut yang indah, dan lokasi yang terjangkau, pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata bahari favorit warga Kota Makassar dan dari daerah lain.

Jarak Pulau Samalona, hanya 6,8 kilometer dari Makassar, bisa menjadi pilihan untuk lari sejenak dari aktivitas harian di tengah hiruk-pikuk kota. Dari tempat ini, kita bisa merasakan kesunyian sembari berjemur di pantai, berenang, menyelam, atau sekadar menyaksikan perputaran alam.

Salah satu favorit pengunjung di Samalona adalah alam bawah laut. Dengan menyelam, kita bisa menemukan terumbu karang dengan aneka ikan laut berwarna-warni hilir mudik. Dari permukaan, semua juga bisa terlihat jelas karena airnya biru jernih dengan gelombang cukup tenang.

Luasnya pulau Samalona sekitar 2 hektar, sehingga kita bisa menikmati matahari terbit dan tenggelam di tempat yang sama. Pemandangan senja terlihat sempurna, karena matahari jatuh di laut lepas di sisi barat pulau. Jika malam tiba, berpindah ke sisi timur untuk menyaksikan kerlip cahaya kota Makassar dari kejauhan.

4. Pulau Langkai

Pulau Langkai adalah salau satu dari tiga pulau terluar yang berada di Makassar. Pulau langkai berjarak sekitar 36 km dari kota Makassar. Dengan luas mencapai lebih dari 27 ha, posisi pulai ini berada sekitar 5,5 km di selatan Lanjukang.

Untuk menuju ke pulau ini, para wisatawan bisa menggunakan perahu carteran atau sekoci dengan biaya 750 ribu rupiah dikarenakan belum tersedianya transportasi regular untuk menuju pulau Langkai ini.

Pulau yang dikelilingi dengan rataan terumbu seluas 142 ha ini secara administrasi masuk dalam Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Ujung Tanah. Pada sebelah utara dari pulau ini terdapat sebuah dermaga perahu.

Perairan Timur pulau ini merupakan alur pelayaran kapal dari dan ke Dermaga Soekano-Hatta Makassar dengan kedalaman lebih dari dari 30 m. namun, ada juga beberapa tempat yang kedalamannya kurang dari 10 m.

Dengan jarak kurang darl 2 km dari dataran terumbu, kita dapat menjumpai perubahan kedalaman yang drastis mencapai lebih dari 200m pada bagian darat. Para wisatawan biasanya memanfaatkan tempat ini untuk memancing.

Di sekitar pulau ini masiht terdapat ikan kerapu, ikan Kaneke, udang mutiara, ikan cakalang, tinumbu, bambangang, hiu, lamuru, cepa (kuwe), sunu, kerapu dan ikan terbang serta napoleon.

Pulau ini cocok untuk dijadikan sebagai obyek wisata seperti untuk melihat kehidupan sehari-hari nelayan pancing, termasuk cara pengrajin perahu membangun dan merawat perahunya. Selain itu anda bisa menikamati keindahan pantai yang berpasir putih.

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *