BPOM-Polri Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Obat dan Pangan

JAKARTA, HALAMANINDONESIA.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmen untuk mempererat kolaborasi dalam memastikan keamanan farmasi dan pangan demi keselamatan masyarakat Indonesia.

Komitmen ini ditegaskan oleh Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, usai bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis penanganan peredaran obat ilegal, kosmetik tanpa izin edar, serta pangan berbahaya yang dinilai sebagai ancaman serius.

Prof. Taruna Ikrar menekankan bahwa kerja sama ini merupakan “amanah moral” dan sebuah “ikhtiar mulia” untuk melindungi rakyat. “Tugas kami memastikan rakyat terlindungi dari obat dan makanan berbahaya adalah bentuk pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.

Senada dengan Kepala BPOM, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan dukungan penuh Polri terhadap langkah-langkah pengawasan BPOM. Menurutnya, keselamatan rakyat adalah prioritas utama dan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.

Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

Lebih lanjut, kedua pimpinan institusi tersebut juga sepakat untuk bersama-sama mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Prof. Taruna Ikrar menyatakan bahwa setiap obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat haruslah aman, bergizi, dan membawa keberkahan. Program MBG dilihat bukan hanya sebagai pemenuhan gizi, tetapi juga langkah strategis untuk mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

Melalui sinergi ini, BPOM dan Polri berharap dapat memperkuat kepercayaan publik, mendukung program prioritas nasional, dan secara konsisten menjaga amanah besar untuk melindungi kehidupan dan kesehatan rakyat Indonesia.

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *