MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Andi Amrullah Djaya secara resmi kembali menakhodai Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Makassar untuk periode 2026-2030. Sang petahana terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah 1 Pengda PORDI Makassar yang digelar di Hotel Continent, Selasa (10/2/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah 11 Pengurus Kecamatan (Pengcam) secara bulat kembali memberikan mandat kepada Andi Amrullah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi olahraga asah otak ini.
Barometer Domino Indonesia Timur
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PORDI, Andi Jamaro Dulung, yang hadir membuka acara, menitipkan harapan besar agar PORDI Makassar di bawah kepemimpinan Andi Amrullah menjadi barometer bagi daerah lain.
“Makassar harus menjadi kiblat dan percontohan bagi kepengurusan PORDI di wilayah lain, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” tegas Andi Jamaro.
Senada dengan itu, Ketua Pengprov PORDI Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta pengurus baru segera tancap gas. Wali Kota Makassar dua periode tersebut berharap PORDI Makassar aktif melakukan simulasi pertandingan untuk melahirkan regulasi standar yang bisa diusulkan ke tingkat nasional.
Visi 1.000 Gardu se-Kota Makassar
Menjawab amanah tersebut, Andi Amrullah Djaya langsung mematok target ambisius. Ia bertekad memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput dengan membentuk ribuan unit klub domino.
“Klub adalah kekuatan utama organisasi ini. Untuk periode kedua ini, fokus kami adalah membentuk setidaknya 1.000 Gardu (Keluarga Domino Unggul) di seluruh wilayah Kota Makassar,” ungkap Andi Amrullah optimis.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi antarwarga melalui hobi, tetapi juga meningkatkan kualitas olahraga domino di Makassar agar lebih berprestasi dan terorganisir secara profesional.
