Presiden Pimpin Pemusnahan Narkoba, BPOM Perkuat Benteng Pengawasan

JAKARTA,  HALAMANINDONESIA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkotika sebesar 214,84 ton hasil sitaan periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025 di Lapangan Bhayangkara, Markas Besar Polri, Rabu (29/10/2025).

Aksi tegas ini menegaskan komitmen pemerintah melawan kejahatan narkoba yang dinilai sebagai ancaman multidimensi terhadap masa depan bangsa dan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Kalau barang ini tidak dicegah dan disita, bisa dikonsumsi oleh 629 juta manusia. Ini ancaman serius bagi bangsa, dan saya apresiasi kerja keras Polri, BPOM, dan BNN,” ujar Presiden Prabowo.

Fokus Pengawasan BPOM sebagai Kunci

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menekankan peran sentral lembaganya dalam upaya pencegahan.

“BPOM terus bersinergi dengan Polri dan BNN untuk memperkuat pengawasan, dari produksi hingga distribusi. Penyalahgunaan obat dan narkotika adalah ancaman nyata bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tutur Taruna Ikrar.

BPOM, melalui penerapan sistem pengawasan berbasis sains dan digitalisasi rantai pasok, memastikan setiap obat yang beredar memenuhi standar keamanan dan tidak disalahgunakan, khususnya untuk pembuatan narkoba sintetis. Hal ini menjadi benteng utama dalam menjaga kualitas SDM di tengah upaya memanfaatkan bonus demografi 2030–2035.

Sinergi Lintas Lembaga dan Capaian Setahun Pemerintahan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa pemusnahan ini merupakan hasil pengungkapan 49.306 kasus tindak pidana narkoba dengan 65.572 tersangka.

“Peredaran narkoba adalah extraordinary crime. Untuk mewujudkan Indonesia Emas, kita harus memastikan generasi muda bebas dari narkoba,” kata Kapolri, menyebutkan nilai ekonomis narkoba yang dimusnahkan mencapai sekitar Rp29,37 triliun.

Barang bukti yang dimusnahkan mencakup 1,3 ton sabu, 335.019 butir ekstasi, dan 608,1 kg ganja, hasil operasi gabungan dari Bareskrim Polri dan berbagai Polda.

Kegiatan pemusnahan ini sekaligus menjadi simbol capaian satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, meneguhkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas narkoba melalui pendekatan keamanan, kesehatan, dan edukasi publik.

Presiden Prabowo menutup acara dengan pesan tegas: “Kita akan berjuang bersama. Tidak ada kompromi terhadap narkoba. Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat, sehat, dan bermartabat.”

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *