GOWA, HALAMANINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergerak cepat merespons kondisi warga yang terdampak kemiskinan ekstrem di Kecamatan Tinggimoncong. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah rencana perbaikan rumah (bedah rumah) milik warga yang sudah tidak layak huni.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengunjungi langsung kediaman Salma, salah satu warga kategori Kemiskinan Ekstrem (KME) di wilayah tersebut pada Sabtu (20/12). Kunjungan ini dilakukan usai agenda penanaman pohon di Gunung Bawakaraeng.
“Kami mengunjungi Ibu Salma sekaligus melakukan intervensi. Rumahnya sudah tidak layak akibat longsoran. InsyaAllah akan segera diperbaiki melalui Baznas,” ujar Husniah di sela-sela kunjungannya.
Husniah menjelaskan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari infak dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gowa yang dikelola oleh Baznas. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Mendapat kepastian bantuan, Salma mengaku sangat terharu dan bersyukur. Ia tidak menyangka rumahnya yang rusak akibat pergerakan tanah akan mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia. Terima kasih untuk Ibu Bupati dan jajaran atas bantuannya,” tutur Salma.
Selain menjanjikan bedah rumah, dalam kesempatan tersebut Bupati Gowa beserta rombongan Tim Lacak juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk meringankan kebutuhan harian keluarga penerima manfaat.

