HALAMANINDONESIA.COM — Rasa lemas sering menjadi pengalaman umum saat menjalani ibadah puasa, terutama pada awal Ramadan. Untuk membantu masyarakat tetap sehat dan bugar, Kementerian Kesehatan menyampaikan sejumlah langkah praktis yang efektif dilakukan selama puasa.
Ahli kesehatan dari Kemenkes menjelaskan bahwa tubuh memerlukan penyesuaian pola makan, hidrasi, dan aktivitas fisik saat berpuasa agar tidak mudah lelah atau kehilangan energi.
1. Pilih Menu Sahur yang Tepat
Sahur menjadi momen penting untuk mempersiapkan energi sepanjang hari puasa. Para ahli menekankan pentingnya memilih makanan yang memberikan energi bertahan lama, seperti:
-
Karbohidrat kompleks (nasi merah, roti gandum, oatmeal)
-
Protein tanpa lemak (telur, ikan, tahu-tempe)
-
Sayur dan buah segar
Kombinasi gizi ini membantu tubuh tetap kuat dan mencegah rasa lapar cepat muncul saat puasa.
2. Atur Asupan saat Berbuka Puasa
Saat berbuka, tubuh membutuhkan asupan cairan dan nutrisi setelah berjam-jam tanpa makan minum. Ahli menyarankan untuk memulai buka puasa dengan air putih dan kurma sebelum melanjutkan makanan utama.
Langkah ini membantu pencernaan kembali aktif tanpa membuat perut “kaget” atau merasa terlalu penuh sekaligus.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama rasa lemas saat puasa. Untuk mencegahnya, Kemenkes merekomendasikan:
-
Minum air putih minimal 8 gelas di antara waktu berbuka dan sahur
-
Mengurangi minuman berkafein yang bisa memicu dehidrasi
-
Mengonsumsi buah dengan kadar air tinggi seperti semangka atau melon
4. Olahraga Ringan Teratur
Meski berpuasa, tubuh tetap memerlukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga kebugaran dan mengurangi rasa kaku atau lemas. Olahraga ringan seperti jalan kaki, peregangan, atau yoga bisa membantu memperlancar peredaran darah.
Waktu terbaik untuk berolahraga adalah sebelum berbuka puasa atau setelah salat tarawih, ketika tubuh sudah mendapat asupan makanan dan cairan.
5. Istirahat yang Cukup
Puasa sering memengaruhi pola tidur karena sahur dan ibadah malam. Ahli kesehatan menekankan pentingnya tidur cukup agar tubuh tetap pulih dan tidak mudah lelah sepanjang hari.
Tidur yang cukup juga membantu meningkatkan fokus, suasana hati, serta daya tahan terhadap stres.
6. Hindari Makanan Tinggi Lemak dan Gula Berlebihan
Kemenkes juga mengingatkan agar masyarakat membatasi makanan berlemak tinggi, bergula, atau terlalu berat saat berbuka. Lagipula, makanan semacam ini cenderung membuat tubuh cepat lemas setelah makan.
Dengan menerapkan pola makan sehat, asupan cairan cukup, aktivitas ringan, dan istirahat memadai, tubuh dapat tetap bugar bahkan saat menjalani puasa panjang.



