TAKALAR, HALAMANINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Universitas Wira Bhakti resmi menyepakati kerja sama strategis. Langkah besar ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembangunan daerah melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rektor Universitas Wira Bhakti, Abdul Haris, bersama Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menandatangani langsung dokumen kesepakatan bersama tersebut di Kabupaten Takalar pada Senin (19/1/2026). Melalui penandatanganan ini, kedua institusi sepakat mengikat komitmen kolaborasi untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.
Ruang Lingkup dan Fokus Kerja Sama
Kemitraan strategis ini menyasar sejumlah sektor krusial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berdasarkan dokumen kesepakatan, ruang lingkup kerja sama ini meliputi:
-
Pendidikan dan Pelatihan: Penyelenggaraan pengajaran bermutu untuk mencetak generasi unggul.
-
Penelitian dan Inovasi: Pelaksanaan riset aplikatif yang dapat menjadi solusi bagi tantangan di daerah.
-
Pengabdian kepada Masyarakat: Aksi nyata civitas akademika dalam membantu warga lokal.
-
Pengembangan SDM: Peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat Takalar.
“Kami ingin kolaborasi ini membawa dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kampus harus hadir memberikan solusi konkret melalui riset dan inovasi yang sejalan dengan potensi lokal di Takalar,” ujar Rektor Universitas Wira Bhakti, Abdul Haris, setelah prosesi penandatanganan.
Menyambut Positif Kolaborasi Akademik
Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyambut baik kehadiran perguruan tinggi berbadan hukum tersebut di wilayahnya. Sektor pemerintahan, menurutnya, membutuhkan dukungan akademis agar perumusan kebijakan publik menjadi lebih efektif dan berbasis data ilmiah.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti nota kesepakatan ini menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis melalui dinas-dinas terkait. Langkah cepat tersebut wajib terlaksana agar program kerja yang telah dirancang dapat segera menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Dengan demikian, sinergi antara dunia akademik dan birokrasi ini menjadi babak baru bagi Kabupaten Takalar dalam mempercepat roda pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan daerah.





