Wawali Makassar Dorong Sertifikasi Halal, UMKM Siap Naik Kelas

MAKASSAR, HALAMANINDONESIA.COM — Pemerintah Kota Makassar memperkuat komitmen membangun ekosistem halal untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan sertifikasi halal menjadi kunci utama dalam mendorong UMKM naik kelas.

Hal itu ia sampaikan saat menerima audiensi Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Rabu (22/4). Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penyelenggara jaminan produk halal.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas penguatan kolaborasi program, dukungan kebijakan daerah untuk mempermudah sertifikasi halal, serta peningkatan literasi halal melalui berbagai kanal layanan publik.

Aliyah menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar ekosistem halal berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, ia mengingatkan setiap kebijakan harus dijalankan secara cermat dan terukur.

“Sertifikasi halal tidak hanya soal bahan baku, tetapi juga seluruh proses produksi harus memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mendorong integrasi program sertifikasi halal dengan agenda “UMKM Naik Kelas”. Menurutnya, langkah ini akan membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih kompetitif.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga melihat potensi besar pengembangan wisata ramah muslim. Oleh karena itu, sektor pariwisata didorong untuk memberikan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif agar mampu menyesuaikan produk dan layanan dengan standar halal.

Sementara itu, Kepala PJPH Sulsel, H. Rusfandi, mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat 10.778 produk di Makassar yang telah bersertifikat halal. Angka tersebut menunjukkan peluang besar untuk terus dikembangkan.

Ia juga menyoroti peran lembaga pendamping seperti LP3H dan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) sebagai mitra strategis dalam membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi.

Selain itu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menilai audiensi ini menjadi momentum memperluas sosialisasi layanan halal. Pemerintah akan mendorong penyebaran informasi melalui kantor kelurahan hingga kawasan strategis, termasuk sekitar masjid besar.

Menutup pertemuan, Aliyah mengajak seluruh perangkat daerah aktif mengedukasi masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal.

“Ini bentuk perlindungan dan jaminan kualitas bagi masyarakat. Karena itu, kita harus memastikan prosesnya berjalan baik, aman, dan sesuai standar,” tegasnya.

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *